SURVIVAL DASAR, pengertian survival dan membangun sikap mental yang tepat dalam keadaan survival
SURVIVAL
DASAR
Survival
berasal dari kata survive yang
berarti mampu mempertahankan diri dari keadaan tertentu. Dalam hal ini mampu
mempertahankan diri dari keadaan yang buruk dan kritis. Survival merupakan seni bertahan hidup di alam babas dengan cara
apapun. Bertahan hidup berarti tetap hidup untuk menjalani kehidupan. Survival
ialah berada dalam keadaan tertentu yang sangat tidak menguntungkan,
menerimanya, dan mencoba untuk memperbaikinya sambil mempertahankan hidup anda
sampai anda bisa keluar dari situasi darurat tersebut. Sedangkan survivor ialah seseorang yang sedang
mempertahankan diri dari keadaan yang buruk tersebut.
Sebuah situasi darurat survival
mungkin bisa terjadi pada siapun, dimanapun. Dapat dikarenakan tersesat dalam
perjalanan dibelantara, perang, kecelakaan pesawat terbang, kapal atau karena
bencana alam. Ketika dihadapkan dengan situasi survival yang tak terduga,
seseorang memiliki potensi untuk mengatasi banyak tantangan mengalahkan semua
kemungkinan yang luar biasa, dan keluar dari keadaan survival dengan selamat.
Keberhasilan untuk selamat dari keadaan survival tergantung banyak
pada kemampuan seseorang untuk menahan stres dalam situasi darurat. Otak anda
tanpa diragukan adalah alat yang terbaik untuk bertahan hidup. Ini adalah aset
anda yang paling berharga dalam situasi survival. Hal ini tidak selalu berarti
fisik yang terkuat yang paling efektif atau lebih baik dalam menangani rasa
takut dalam situasi darurat. Survival lebih sering tergantung pada reaksi
individu terhadap stres dibandingkan pada bahaya, medan, atau keadaan darurat.
Kemampuan beradaptasi pada lingkungan menentukan kemampuan bertahan hidup anda.
Keterampilan mental jauh lebih penting dari pada kempuan fisik dalam situasi
survival. Reaksi psikologis negatif seseorang terhadap stres dalam keadan
survivial sering kali dapat membuat mereka tidak mampu memanfaatkan sumber daya
yang sedia pada diri mereka. Anda kemungkinan besar tidak akan mampu menggukan
keterampilan fisik anda jika anda tidak memiliki sikap mental yang positif.
Satu hal yang pasti anda harus membangun kerangka pikiran yang
tepat untuk bertahan hidup dalam situasi survival yang tidak terduga. Sikap
atau kondisi psikologis yang tepat adalah yang nomor satu. Tidak diragukan lagi
itulah alat yang paling penting untuk bertahan hidup. Dengan sikap yang tepat hampir
semuanya adalah mungkin. Untuk mampu melalui keadaan yang terburuk, tekat yang
kuat untuk bertahahan hidup sangat diperlukan.
Sebuah keinginan yang kuat untuk terus hidup adalah suatu
keharusan. Pikiran memiliki kekuatan yang akan memberikan daya pada tubuh untuk
mencapai prestasi luar biasa. Catatan dari berbagaia kejadian survival ternyata
menunjukkan bahwa pikiran menjadi factor utama untuk bertahan hidup dalam
situasi darurta di belantara. Tanpa kemauan untuk hidup, bertahan hidup adalah
mustahil.
Bertahan hidup dalam keadaan darurat survival adalh mungkin dalam
sebagaian besar situasi tetapi menuntut usaha yang luar biasa bagi seornag yang
mengalaminya. Manusia dapat menjadi sangat berani dan cerdik ketika dalam
situasi darurat. Pikiran adalah kekuatan yang snagat kuat. Ia memiliki control
tubuh, tindakan, dan penalarannya. Apa yang mempengaruhi anda secara mental
maka itu yang akan mempengaruhi anda secara fisik. Jika anda berfikir bahwa
anda tidak dapat bertahan hidup, maka anda tidak akan berani mencoba bertahan
hidup. Sikap komitmen atau tujuan untuk hidup, penolakkan untuk menyerah, dan
sikap mental yang kuat akan sangat meningkatkan peluang untuk bertahan hidup.
Mempertahankan sikap hidup yang positif memiliki pengaruh yang
sangat kuat pada mentalitas dan motivasi yang diperlukan untuk menetapkan
tujaun untuk bertahan hidup. Ketetapan
dan kejelasan tujuan memberikan motivasi untuk membangun sikap yang diperlukan
untuk bertahan hidup walau dalam tekanan, ketika ditempatkan dalam situasi
hidup yang tak terduga anda akan terpaksa bergantung pada sumber daya sendiri,
kemampuan improvisasi dan memecahkan masalah. Jika anda ingin bertahan maka
anda akhirnya harus memutuskan untuk mengurus diri sendiri dan tidka
megandalkan orang lain untuk membantu anda. Anda harus terus menerus berusaha
mencapai tujuan bertahan hidup. Gambar tujuan anda dalam pikiran dan bayangkan
diri anda mencapai itu. Gambar ini adalah gambar mental anda.
Seseorang dengan tekat dan kemauan yang kuat dapat menaklukan
banyak hambatan. Jangan pernah menyerah, karena tanpa ada kemauan untuk hidup
kemungkinan anda akan putus asa dan mati dibelantara. Sementara dalam situsi
survival, anda akan dihadapkan dengan banyak masalah yang harus anda atasi.
Otak anda akan menajdi asset terbaik anda tetapi juga dapat menjadi musuh anda
yang paling berbahaya. Anda akan dituntut mengalahkan pikira negative dna
memiliki imajinasi, serta juga kemampuan menguasai dan mengendalikan rasa takut
anda. Anada akan erlu menggeser dan mengadopsi proses mental yang positif dan
optimis. Anda perlu untuk menjadi kreatif dan mengunakkan kemampuan anda untuk
berimprovisasi untuk dapat beradaptasi dengan situasi.
Bekerja dengan alam, bukan melawannya
Anda akan memiliki tugas penting untuk memecahkan masalah agar
tetap hidup. Memecahkan masalah anda harus didasarkan pada mengenali ancaman
terahap hidup anda mengetahui prioritas dan pengaruh ancaman pada hidup anda,
mengetahui tingkat bahayanya yang mengancam kehidupan anda dan mengambil
tindakan yang akan membuat anda hidup.
Hal ini penting untuk mempertimbangkan keselamatan anda setiap saat.
Jika anda meringkas dan menganalisis apa yang anda butuhkan untuk memerangi hal
itu maka akan lebih mudah bagi anda untuk memerangi ancaman yang anda kenal
dari pada jika anda berjuang melawan sesuatu yang tidak dikenali. Kesepian,
kelelahan, nyeri, dingin/panas, lapar, haus, ketakutan adalah musuh utama anda
dalam situasi darurat survival.
Untuk menjaga tubuh anda tetap hidup anda harus memperhatikan
indicator – indicator masalah di tubuh anda dan harus membela diri melawan
musuh – musuh utama demi kelangsungan hidup anda. Selalu ingat untuk menjaga
sikap mental positif. Jangan menambahkan beban ekstra untuk diri sendiri dengan
jatuh kedalam keadaan mental yang merusak seperti perasaan,mengasihani diri
sendiri atau berputus asa. Ingat aspek penting dari hidup anda dan jangan
biarkan gambar mental and memudar. Pikirkan keadaan survival yang anda alami
sebagai kesempatan untuk menjelajahi daerah baru. Dengan sikap yang tepat
pengalaman anda dapat menjadai pengalaman yang menarik. Anda mungkin juga bisa
menikmati alam ketika anda berada disana dan tubuh menjadi individu yang lebih
tangguh sebagai produk dari pengalaman survival anda.
Sikap
positif mental anda akan membantu anda melawan musuh-musub kelangsungan hidup
anda. Dalam keadaan survival, anda mengalami lebih dari kesepian saja namun
juga kelelahan, nyeri, dingin/panas, lapar, haus dan ketakutan tetapi ana tidak
harus memerangi semuanya sekaligus, hanya sejauh mereka telah menjadi ancaman
bagi kehidupan anda. Saat setiap satu atau kombinasi dari mereka dapat
mengurangi rasa percaya diri anda atau mengurangi keiinginan anda berjuang
untuk hidup, itulah waktunya anda memeranginya. Semua perasaan sangat normal
tetapi dapat menjadi lebih parah dan berbahaya dalam situasi survival di
belantara. Dengan belajar untuk mengidentifikasi mereka, anda akan dapat mengembalikan
mereka dan bukannya membiarkan mereka mengendalikan anda.
Komentar
Posting Komentar