SURVIVAL DASAR, pengertian survival dan membangun sikap mental yang tepat dalam keadaan survival

SURVIVAL
DASAR

A.      Pengertian Survival

Survival berasal dari kata survive yang berarti mampu mempertahankan diri dari keadaan tertentu. Dalam hal ini mampu mempertahankan diri dari keadaan yang buruk dan kritis. Survival merupakan seni bertahan hidup di alam babas dengan cara apapun. Bertahan hidup berarti tetap hidup untuk menjalani kehidupan. Survival ialah berada dalam keadaan tertentu yang sangat tidak menguntungkan, menerimanya, dan mencoba untuk memperbaikinya sambil mempertahankan hidup anda sampai anda bisa keluar dari situasi darurat tersebut. Sedangkan survivor ialah seseorang yang sedang mempertahankan diri dari keadaan yang buruk tersebut.


B.      Membangun Sikap Mental Yang Tepat Dalam Keadaan Survival

Sebuah situasi darurat survival mungkin bisa terjadi pada siapun, dimanapun. Dapat dikarenakan tersesat dalam perjalanan dibelantara, perang, kecelakaan pesawat terbang, kapal atau karena bencana alam. Ketika dihadapkan dengan situasi survival yang tak terduga, seseorang memiliki potensi untuk mengatasi banyak tantangan mengalahkan semua kemungkinan yang luar biasa, dan keluar dari keadaan survival dengan selamat.

Keberhasilan untuk selamat dari keadaan survival tergantung banyak pada kemampuan seseorang untuk menahan stres dalam situasi darurat. Otak anda tanpa diragukan adalah alat yang terbaik untuk bertahan hidup. Ini adalah aset anda yang paling berharga dalam situasi survival. Hal ini tidak selalu berarti fisik yang terkuat yang paling efektif atau lebih baik dalam menangani rasa takut dalam situasi darurat. Survival lebih sering tergantung pada reaksi individu terhadap stres dibandingkan pada bahaya, medan, atau keadaan darurat. Kemampuan beradaptasi pada lingkungan menentukan kemampuan bertahan hidup anda. Keterampilan mental jauh lebih penting dari pada kempuan fisik dalam situasi survival. Reaksi psikologis negatif seseorang terhadap stres dalam keadan survivial sering kali dapat membuat mereka tidak mampu memanfaatkan sumber daya yang sedia pada diri mereka. Anda kemungkinan besar tidak akan mampu menggukan keterampilan fisik anda jika anda tidak memiliki sikap mental yang positif.

Satu hal yang pasti anda harus membangun kerangka pikiran yang tepat untuk bertahan hidup dalam situasi survival yang tidak terduga. Sikap atau kondisi psikologis yang tepat adalah yang nomor satu. Tidak diragukan lagi itulah alat yang paling penting untuk bertahan hidup. Dengan sikap yang tepat hampir semuanya adalah mungkin. Untuk mampu melalui keadaan yang terburuk, tekat yang kuat untuk bertahahan hidup sangat diperlukan.

Sebuah keinginan yang kuat untuk terus hidup adalah suatu keharusan. Pikiran memiliki kekuatan yang akan memberikan daya pada tubuh untuk mencapai prestasi luar biasa. Catatan dari berbagaia kejadian survival ternyata menunjukkan bahwa pikiran menjadi factor utama untuk bertahan hidup dalam situasi darurta di belantara. Tanpa kemauan untuk hidup, bertahan hidup adalah mustahil.

Bertahan hidup dalam keadaan darurat survival adalh mungkin dalam sebagaian besar situasi tetapi menuntut usaha yang luar biasa bagi seornag yang mengalaminya. Manusia dapat menjadi sangat berani dan cerdik ketika dalam situasi darurat. Pikiran adalah kekuatan yang snagat kuat. Ia memiliki control tubuh, tindakan, dan penalarannya. Apa yang mempengaruhi anda secara mental maka itu yang akan mempengaruhi anda secara fisik. Jika anda berfikir bahwa anda tidak dapat bertahan hidup, maka anda tidak akan berani mencoba bertahan hidup. Sikap komitmen atau tujuan untuk hidup, penolakkan untuk menyerah, dan sikap mental yang kuat akan sangat meningkatkan peluang untuk bertahan hidup.

Mempertahankan sikap hidup yang positif memiliki pengaruh yang sangat kuat pada mentalitas dan motivasi yang diperlukan untuk menetapkan tujaun untuk  bertahan hidup. Ketetapan dan kejelasan tujuan memberikan motivasi untuk membangun sikap yang diperlukan untuk bertahan hidup walau dalam tekanan, ketika ditempatkan dalam situasi hidup yang tak terduga anda akan terpaksa bergantung pada sumber daya sendiri, kemampuan improvisasi dan memecahkan masalah. Jika anda ingin bertahan maka anda akhirnya harus memutuskan untuk mengurus diri sendiri dan tidka megandalkan orang lain untuk membantu anda. Anda harus terus menerus berusaha mencapai tujuan bertahan hidup. Gambar tujuan anda dalam pikiran dan bayangkan diri anda mencapai itu. Gambar ini adalah gambar mental anda.

Seseorang dengan tekat dan kemauan yang kuat dapat menaklukan banyak hambatan. Jangan pernah menyerah, karena tanpa ada kemauan untuk hidup kemungkinan anda akan putus asa dan mati dibelantara. Sementara dalam situsi survival, anda akan dihadapkan dengan banyak masalah yang harus anda atasi. Otak anda akan menajdi asset terbaik anda tetapi juga dapat menjadi musuh anda yang paling berbahaya. Anda akan dituntut mengalahkan pikira negative dna memiliki imajinasi, serta juga kemampuan menguasai dan mengendalikan rasa takut anda. Anada akan erlu menggeser dan mengadopsi proses mental yang positif dan optimis. Anda perlu untuk menjadi kreatif dan mengunakkan kemampuan anda untuk berimprovisasi untuk dapat beradaptasi dengan situasi.

Bekerja dengan alam, bukan melawannya

Anda akan memiliki tugas penting untuk memecahkan masalah agar tetap hidup. Memecahkan masalah anda harus didasarkan pada mengenali ancaman terahap hidup anda mengetahui prioritas dan pengaruh ancaman pada hidup anda, mengetahui tingkat bahayanya yang mengancam kehidupan anda dan mengambil tindakan yang akan membuat anda hidup.  Hal ini penting untuk mempertimbangkan keselamatan anda setiap saat. Jika anda meringkas dan menganalisis apa yang anda butuhkan untuk memerangi hal itu maka akan lebih mudah bagi anda untuk memerangi ancaman yang anda kenal dari pada jika anda berjuang melawan sesuatu yang tidak dikenali. Kesepian, kelelahan, nyeri, dingin/panas, lapar, haus, ketakutan adalah musuh utama anda dalam situasi darurat survival.

Untuk menjaga tubuh anda tetap hidup anda harus memperhatikan indicator – indicator masalah di tubuh anda dan harus membela diri melawan musuh – musuh utama demi kelangsungan hidup anda. Selalu ingat untuk menjaga sikap mental positif. Jangan menambahkan beban ekstra untuk diri sendiri dengan jatuh kedalam keadaan mental yang merusak seperti perasaan,mengasihani diri sendiri atau berputus asa. Ingat aspek penting dari hidup anda dan jangan biarkan gambar mental and memudar. Pikirkan keadaan survival yang anda alami sebagai kesempatan untuk menjelajahi daerah baru. Dengan sikap yang tepat pengalaman anda dapat menjadai pengalaman yang menarik. Anda mungkin juga bisa menikmati alam ketika anda berada disana dan tubuh menjadi individu yang lebih tangguh sebagai produk dari pengalaman survival anda.

Sikap positif mental anda akan membantu anda melawan musuh-musub kelangsungan hidup anda. Dalam keadaan survival, anda mengalami lebih dari kesepian saja namun juga kelelahan, nyeri, dingin/panas, lapar, haus dan ketakutan tetapi ana tidak harus memerangi semuanya sekaligus, hanya sejauh mereka telah menjadi ancaman bagi kehidupan anda. Saat setiap satu atau kombinasi dari mereka dapat mengurangi rasa percaya diri anda atau mengurangi keiinginan anda berjuang untuk hidup, itulah waktunya anda memeranginya. Semua perasaan sangat normal tetapi dapat menjadi lebih parah dan berbahaya dalam situasi survival di belantara. Dengan belajar untuk mengidentifikasi mereka, anda akan dapat mengembalikan mereka dan bukannya membiarkan mereka mengendalikan anda. 

Komentar