Prioritas Dalam Survival


 Prioritas Dalam Survival


Jika anda berada dalam situasi survival , anda harus perfikir hati-hati dan bertindak sesuai proritas. Perioritas-prioritas dalam survival adalah sebagai berikut :

§  Sikap Mental Positif/Positif Mental Attitude (PMA)

Kemampuan bertahan hidup dalam keadaan survival sebenarnya paling utama dimulai dari situasi pikiran anda. Dari bagaimana mengendalikan ketakutan anda dan menghindari panik serta memutuskan untuk bertahan hidup. Anda harus menganalisis situasi anda dan merencanakan tindakan hanya setelah mempertimbangkan semua aspek dari keadaan anda dan menjaga keselamatan anda setiap saat. Tidak terburu-buru membuat penilaian cepat yang sembrono. Sebuah sikap mental yang positif dan pikiran yang kreatif adalah kunci untuk bertahan hidup dalam keadaan darurat di alam terbuka. Dengan mengenali stressors survival, anda akan mengenalnya dan memiliki gambaran mental bagaimana mengatasinya. Disaat anda mengalami situasi survival sesungguhnya maka pikiran anda tidak lagi kaget dan panik karena sudah memiliki gambaran mental tentang stressor apa yang akan anda hadapi dan bagaimana mengatasinya sehingga anda dapat dengan tenang melakukan STOP. Dari study terhadap kejadian-kejadian dan wawancara terhadap survivor diketahui bahwa hamper semua tidak serta merta dapat melakukan STOP malah hamper semua tidak terpikir mrlakukannya. Latihan-latihan yang dilakukan secara berkala dengan scenario yang nyata akan dapat meningkatkan kapasitas mental seseorang dan kesepiannya menghadapi keadaan survival. Kenali stressors dan cara mengatasinya.

§  Kemampuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (Emergency First Aid)

Sekali anda telah memutuskan untuk bertahan hidup dan telah mengadopsi pola pikir positif maka fokus anda harus pada keselamatan diri pribadi anda. Merawat segala luka dengan cara yang terbaik yang anda bisa. Ingat, luka yang tidak dirawat dengan baik dapat terkena infeksi yang dapat menyebabkan turunnya kemampuan fisik dan mental anda dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Belajar dan berlatihlah keterampilan P3K. selain itu pastikan untuk menghindari kelelahan dan hematlah energi anda.

§  Perlindungan (Shelter)

Dingin dan panas adalah musuh untuk bertahan hidup. Eksposur ke elemen dapat sangat berbahaya sehingga tubuh anda harus mendapatkan perlindungan sebaik mungkin. Jadilah kreatif dan gunakan apa yang ada disekitar anda dengan segala upaya yang terbaik yang anda bisa. Jika dingin temukan tempat berlindung dan buatlah api. Jika dalam cuaca benar-benar panas hindari sengatan matahari secara langsung.

Hindari mengenakan pakaian basah karena pakain yang basah akan menguras panas tubuh anda (yang dihasilkan dari metabolism dan minuman untuk menghasilan energi) 240 kali lebih cepat dari elemen sekitar. Kenakan pakaian (outfit) yang sesuai dengan medan.





§  Api

Api dapat memiliki kegunaan ganda dalam keadaan survival. dimana api selain dapat memberikan kehangatan, hal ini dapat meningkatkan semangat anda dalam memberi anda rasa aman, api juga dapat digunakan untuk memberi signal/tanda keberadaan anda pada tim pencari. Selain itu api dapat digunakan untuk mensterilkan air dengan cara direbus dan sebagai sarana untuk memasak makanan.

Bawalah selalu korek api didalam survival kits anda. Namun karena jumlahnya terbatas, maka gunakanlah hanya jika anda gagal membuat api dengan cara-cara yang lain misalnya dengan teknik Bow and Drill atau menggunakan Fire Striker (Flint and Steel). Disarankan anda membawa korek api gas, sebab akan menghemat energi anda dalam membuat api serta korek gas dapat dipakai berulang-ulang dalam waktu yang lama. Walaupun demikian, anda tetap harus belajar serta berlatih pengetahuan dan keterampilan menyalakan api tanpa korek api dengan memanfaatkan bahan-bahan di alam terbuka.


§  Pemancaran Tanda/Signaling

Jika anda tersesat dan ingin ditemukan maka anda harus membuat diri anda terlihat. Sinyal asap dapat dilihat dari jarak yang jauh. Peluit juga dapat digunakan untuk memberikan sinyal dengan meniupnya sesuai kode morse S.O.S (. . . - - - . . .). jangan berteriak minta tolong karena teriakan tidak dapat terdengar sampai jauh dan dapat menguras energi anda. Sebuah cermin atau benda lain yang mencerminkan sinar matahari dapat dipakai sebagai heliograph untuk memberi tanda agar anda terlihat oleh helicopter atau pesawat pencari yang sedang terbang di udara sekitar lokasi anda, atau gunakan barang-barang yang anda bawa dan bahan-bahan dari alam untuk membuat tanda darurat ke udara (Emegency Ground to Air Signal). Jika tidak ada peluang bahwa seseorang mungkin mencari anda, maka anda perlu membuat rencana untuk keluar dari keadaan survival dengan mengandalkan usaha dari diri anda sendiri. Belajarlah pengentahuan dan keterampilan tentang signaling dalam keadaan survival.



§  Air
                   
     Anda dapat bertahan hidup beberapa hari tanpa air. Secara teoritis manusia dapat bertahan hidup tanpa air maksimal 3x24 jam. Haus dan lapar adalah musuh yang benar-benar dapat menekan sikap posif anda. Berusahalah menemukan sebuah sumber air yang bersih. Jika anda memiliki alat untuk merebus air dari sebuah danau atau sungai anda dapat menghindari setiap parasit dan bakteri yang dapat menyebabkan masalah serius bagi tubuh anda. Ada baiknya anda membawa filter air yang di desain khusus untuk keperluan darurat. Belajarlah pengetahuan  dan keterampilan mengumpulkan air dalam keadaan survival. Gunakan kain dan mengumpulkan embun atau menangkap air hujan. Banyak metode mendapatkan air yang bisa anda pelajari dan latih, diantaranya transpirasi, perspirasi, dll. Pelajari dan latih dengan baik keterampilan ini kerena ini adalah salah satu keterampilan terpenting yang akan menyelamatkan hidup anda dalam keadaan survival.

§  Makanan
                       

Makanan adalah prioritas survival paling trakhir dalam keadaan survival dibanding prioritas-prioritas yang disebut sebelumnya. Seseorang dapat bertahan hidup selama berminggu-minggu tanpa makanan. Secara teoritis, manusia dapat hidup tanpa makanan sampai 3 minggu (Pada kenyataannya sudah banyak orang yang dalam keadaan survival ternyata mampu hidup tanpa makanan lebih dari 3 minggu). Hemat cadangan energi tubuh anda, lebih baik beristirahat dari pada tenpa tujuan mencari makanan, bahkan jika anda menemukan makanan namun bila energi yanga nda buang lebih banyak dari pada yang anda berikan oleh makanan yang anda dapatkan, hal ini pun sia-sia belaka. Jika anda dapat memperoleh makanan dengan mudah, maka pergilah untuk mendapatkannya. Namun jika anda tidak dapat menemukan air maka percuma anda mencari makanan karena anda membutukan air untuk membantu tubuh anda mencerna makanan. Ini bukan baerati anda sama sekali tidak perlu mencari makanan, namun yang harus anda perhitungkan adalah jumlah energi yang anda buang dengan jumlah energi yang dapat diberikan oleh makanan yang akan anda dapatkan. Hanya jika benar-benar aman dan mudah saja anda boleh mendapatkan makanan itu. Oleh karena itu anda harus belajar pengetahuan tentang makanan-makanan yang mudah didapatkan di alam terbuka serta teknik-teknik keterampilan yang akan membantu anda mempermudah usaha mendapatkan makanan, misal teknik membuat jebakan dan jerat hewan.
                        Namun disarankan anda tidak perlu menjerat hewan besar karena lebih susah dicari. Kebiasaan hewan besar justru menghidari manusia. Coba anda hitung berapa kalikah anda bertemu hewan besar seperti rusa, babi hutan dalam perjalanan petualangan anda? Untuk menangkapnya juga lebih beresiko dan belum tentu berhasil. Untuk menguliti dan mengawetkan dagingnya memerlukan energi yang besar.

Komentar